Tata cara sujud sahwi yang benar

Apa yang harus kita lakukan apabila lupa jumlah rakaat ketika sholat dann bagaimana tata cara sujud sahwi?

Tentu saja diambil yang lebih sedikit. Kalau misalnya sholat empat rakaat lupa empat atau tiga, diambil tiga. Ini kemarin kalau dia ikut tabligh akbar terjawab nih.

Riwayat Abdurrahman bin Auf, bagaimana beliau waktu Umar bin Hattab dulu dengan Ibnu Abbas radiallahuanhumajmain bingung, kata Umar kepada Ibnu Abbas, apakah kau tahu hadits Nabi SAW tentang orang kalau lupa rakaat sholatnya? Kata Ibnu Abbas, tidak ya amir mukminin. Di zaman khilafahnya Umar.

Lalu kata Ibnu Abbas, apakah Anda punya informasi? Kata Umar, tidak ada. Lalu kata Ibnu Abbas, tiba-tiba Abdurrahman masuk kepada kami dan berkata waktu kami tanya, beliau mengatakan, saya punya khabarnya. Kata Nabi SAW, kalau seseorang (diantara) kalian sedang sholat, kemudian dia lupa, dua atau satukah dia sholat, dia pilih satu. Kalau dia ragu tigakah atau dua, dia pilih dua, kalau dia ragu empat atau tiga, dia pilih tiga. Kemudian dia sebelum salam sujud sahwi dua kali. Atau dua kali sujud.

Sujud sahwi boleh membaca bacaan-bacaan sujud, dan di antara duduknya tidak usah baca apa-apa. Jadi begitu selesai tahiyat, sudah selesai, sebelum salam, sujud, baca doa sujud, kemudian duduk enggak usah baca apa-apa, sujud, baca lagi bacaan sujud, kemudian duduk, lalu salam.

Ini kalau kita mengingat kelalaian kita sebelum salam. Kalau misal antum sholat, udah salam nih, udah bubar dan berdiri ke masjid, atau lagi duduk, kemudian buka HP ternyata kayaknya nih kurang satu rakaat deh. Tapi kita sudah selesai sholat. Maka langsung berdiri, tambah rakaat yang kita lupain tuh. Langsung saja allahu akbar. Misalnya satu rakaat lupa, shalat satu rakaat, sampai salam, kemudian setelah salam, baru sujud sahwi. Sujud sahwinya setelah salam, karena ingatnya setelah salam sholat awal. Ini hadits Bukhari dalilnya, bawasanya Nabi SAW pernah rakaat kedua sholat ashar beliau salam. Begitu tahiyat pertama langsung salam. Lalu beberapa sahabat bingung, kok ashar dua rakaat, tapi di depan saf pertama ini adalah Abu Bakar, ada Umar, ada sahabat-sahabat yang senior, dan mereka tidak bicara. Nabi SAW seperti (biasanya) habis dzikir beliau langsung berdiri menuju ke pintu masjid, lalu menunggu di pintu masjid adakah sahabat yang mengeluh, yang mau minta sesuatu pada beliau. Sampai ada satu sahabat badui datang kepada Nabi mengatakan, Ya Rasulullah, apakah sekarang sholat Ashar sudah berubah menjadi dua rakaat, atau Anda lupa? Turun wahyunya menyampaikan itu.

Kata Nabi, saya tidak lupa. Dan tidak ada wahyu turun. Artinya Nabi yakin ini empat rakaat beliau kerjakan. Ini hadits shohih riwayat Bukhari.

Lalu Nabi SAW dalam riwayat lain dikatakan, memegang tangannya orang ini lalu berkata masuk ke masjid kebetulan sahabat belum bubar. Apa benar yang orang ini bilang? Benar enggak saya tadi cuma dua rakaat. Kata sahabat, benar Ya Rasulullah.

Langsung dalam riwayat ini Nabi SAW menghadap kiblat, bertakbir, semua sahabat ikut menyempurnakan dua rakaat, sampai salam. Setelah salam baru sujud sahwi.

Berarti memang kalau ingat setelah itu sujud sahwinya setelah salam.

Khalid Basalamah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *