Tata cara sholat tahiyatul masjid

Sholat sunnah tahiyatul masjid itu harus dipahami dengan baik. Tahiyatul masjid itu bukan sholat khusus yang dilakukan, yang disebut dengan kalimat istilah yang khusus, hanya ditekankan untuk duduk di masjid saja. Maksudnya, jangan dipahami bahwa sholat ini sholat khusus sebelum kita duduk ke masjid. Bukan.

Tahiyatul masjid itu adalah, ingat silahkan baca di semua kitab fiqih. Tahiyatul masjid adalah semua jenis sholat yang dikerjakan sebelum kita duduk di masjid. Jadi kalau misalnya Anda masuk ke masjid, dalam kondisi waktu-waktu sholat yang normal, Anda masuk misalnya, adzan dhuhur misal. Kalau di Bekasi misal 11.55. Anda datang ke masjid jam 12 lewat satu menit. Dua menit lagi mau qomat misalnya. Iqomat dua menit lagi. Maka masih ada kesempatan menunaikan sholat sunnah qobliyah, qobliyah dhuhur. Maka Anda tunaikan qobliyah. Ketika Anda menunaikan sholat sunnah qobliyah kemudian anda duduk menunggu iqomat, itu qobliyahnya sudah mencakup tahiyatul masjid. Jelas ya?

Jadi, bukan sholat khusus yang harus dilakukan sebelum kita duduk, tapi semua sholat yang dikerjakan sebelum duduk di masjid itu disebut dengan tahiyatul masjid.

Tapi kalau Anda masuk, misalnya di waktu-waktu yang tidak ada sholat di situ. Misal, Anda misalnya datang untuk iktikaf saja ke masjid. Masya Allah, waktunya bada ashar, kan nggak ada sholat yang lain ya.

Anda ke masjid misalnya, lalu Anda masuk ke masjid, mau duduk di masjid, mau i’tikaf. Nah ini anda tunaikan sholat dua rakaat. Jadi, semua sholat, apa niatnya? Itu yang kemudian dia khususkan dengan tahiyatul masjid. Jadi, semua sholat yang dikerjakan, baik sifatnya khusus atau umum, nilainya 2 rokaat jumlahnya, sebelum anda duduk di masjid, maka itu yang disebut dengan sholat sunnah tahiyatul masjid, sholat apapun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *