Jumlah rakaat sholat witir

Tentu minimal witir itu satu rakaat, minmal. Kalau bapak mau lebih afdhol, sholat tiga rakaat tentunya. Dan yang lebih afdhol lagi, dua rakaat salam, satu rakaat setelah itu. Jadi enggak ada masalah soal itu yah. Jadi kalau anda mau anggap satu rakaat cukup, itu hak anda. Tapi mau tanya afdholnya, maka lebih afdhol tiga rakaat. Dan tentu shalat witir ini berbeda dengan sholat malam, boleh dikerjakan di awal waktu. Artinya setelah sholat ba’diyah Isya pun sudah boleh mengerjakan sholat witir. Kalau sholat malam dianjurkan dikerjakan di pertengahan malam, di atas jam 12 malam.

Dan itu dilakukan oleh dua orang sahabat. Nabi SAW pernah menanyakan kepada Abu Bakar dalam hadits Bukhari, wahai Abu Bakar, kapan kamu witir? Kata Abu Bakar, sebelum tidur Ya Rasulullah. Di malam habis sholat Isya, habis sholat ba’diyah Isya. Lalu ditanyakan kepada Umar, wahai Umar, kapan kau berwitir? Kata Umar, di akhir malam Ya Rasulullah. Kata Nabi SAW, ditunjuk Abu Bakar, orang ini mengambil agamanya dengan kehati-hatian. Ditunjuk Umar, orang ini mengambil agamanya dengan ketegasan. Maka dua-duanya dibolehkan, tapi ulama menyimpulkan dari banyaknya dalil, tetap lebih afdhol dikerjakan di akhir malam. Kalau kita mampu bangun, di akhir malam lebih baik, karena sesuai dengan sabda Nabi SAW, kalau tertinggal sepertiga malam, Allah turun ke langit bumi. Berarti memang lebih afdhol pada saat itu. Maka Allah bertanya, siapa yang minta tolong, saya tolong, siapa yang punya hajat saya penuhi, dan siapa yang bertaubat maka saya ampuni.

Ustadz Khalid Basalamah
EWxh9r4UOAU

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *