Inilah keutamaan bulan Ramadhan

Ada satu bulan dalam setahun, di mana Allah memberikan banyak keutamaan. Bulan itu adalah bulan ramadhan. Di bulan inilah umat Islam diwajibkan untuk menjalankan ibadah puasa. Tapi, bukan itu saja. Ada berbagai peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadhan.

Dalam sejarah Islam, salah satu peristiwa penting yang terjadi di bulan Ramadhan adalah peristiwa nuzulul qur’an. Bulan Ramadhan juga tak lepas dari sejarah bangsa Indonesia. Ketika proklamasi dikumandangkan, itu adalah saat bulan Ramadhan.

Di antara kemuliaan ramadhan, jika Anda bisa menunaikan ibadahnya dengan baik, itu di siang ataupun malamnya, salah satunya bisa menghadirkan ampunan Allah SWT, yang berkenan mengampuni seluruh dosa-dosa. Anda bayangkan, seluruh dosa-dosa yang pernah kita kerjakan, dari mulai baligh, sampai dengan tiba di masa kita memohon ampunan itu.

Perhatikan misalnya di malamnya. Suasana malamnya, belum ke siangnya. Hadits riwayat Al Bukhori nomor hadits 37. Kalau kita lihat redaksinya,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa yang bisa menunaikan qiyaumul ramadhan, yang kita sebut dengan tarawih itu, kalau dia lakukan dengan benar, yakinkan bahwa dengan imannya, bukan karena sekedar formalitas saja, kemudian dia berusaha mendapatkan pahala berlimpah dengan mengevaluasi dirinya, maka perhatikan kalimatnya. Sebelum Anda mendapatkan pahalanya, kemuliaannya, kata Nabi, kalau benar qiyaumnya,

فِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

maka akan diampuni seluruh dosa-dosa yang pernah dia kerjakan sampai di malam itu. Termasuk siangnya. Kita sekarang ada di fase siang. Perhatikan keterangan Rasulullah SAW, dalam hal siang ini beliau sampaikan di hadits kitab yang sama Al Bukhari, nomor hadits 38, kemudian diulang kembali oleh Imam Al Bukhari di no hadits 1904 dan nomor hadits 1905. Beliau menyampaikan:

من صام رمضان ايمانا واحتسابا غفرله ماتقدم من ذنبه

Siapa yang dapat menunaikan siyamu ramadhannya, dia lakukan benar karena Allah, bukan cuma formalitas, sekedar tahan lapar, haus, tapi dia lakukan karena Allah dan dia berusaha memburu banyaknya pahala.

Bahkan dia bermuhasabah akan dosa-dosanya, itu kata Nabi, kalau benar puasanya, maka kalau tadi sampai malamnya dia berbuat salah diampuni, dari malam ke siang dia punya salah lagi, diampuni seluruh dosa-dosa yang pernah dia kerjakan.

Jadi, maaf, kalau kita ambil dari dua hadits ini, kemudian situasi kita hadirkan di hari keempat ramadhan ini? tanyakan pada diri kita, apakah sampai dengan detik ini kira-kira dosa kita sudah terampuni atau belum?

Ciri-ciri yang terampuni itu ada ketenangan dalam jiwa. Ada rasa tidak suka mengulang salah yang sama. Ada perbaikan-perbaikan dalam amalan. Jadi kalau anda misalnya sampai hari yang keempat ini belum mendapatkan karunia itu, maka barangkali ada yang belum tepat dalam puasa kita tiga hari kemarin.

Maaf, jangan-jangan Allah berikan kesempatan di hari ini untuk memperbaiki yang lalu lalu sehingga lebih bisa disempurnakan kembali. Di antara itu kita mencoba untuk bisa memaksimalkan apa yang bisa kita harapkan itu mendapatkan ampunan dari Allah, mendapatkan karunia pahala yang berlimpah.

Salah satu caranya kita bisa meniru, melihat, dan meneladani kira-kira apa yang dikerjakan oleh Nabi SAW, dituntun oleh beliau untuk bisa memaksimalkan ibadah ini, sehingga bisa mendapatkan apa yang Allah janjikan tadi.

Ustadz Adi Hidayat, Lc, MA

Demikian pembahasan seputar keutamaan bulan Ramadhan. Jadi, bulan Ramadhan memang terdapat keistimewaan. Di bulan Ramadhan ini umat Islam berkesempatan untuk mendapatkan ampunan dari Allah, sehingga ada juga yang menyebut bulan Ramadhan adalah bulan penuh ampunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *