Hukum karma dalam Islam apakah ada?

Ada istilah di Indonesia itu hukum karma. Apakah ada dalam Islam hukum karma? Nggak ada. Tapi, orang berbuat dosa pasti akan dibalas. Itu udah janji Allah. Kemudian Rasul SAW mengatakan,
kama tadinu tudan, wal jazau min jizil amal
Sebagaimana engkau berbuat, seperti itu balasan buat engkau.

Orang itu akan mendapatkan balasan sesuai dengan amalnya tadi. Kalau tadi dia menghina orang, bisa jadi. Dan jamaah, kalau adzab Allah itu disegerakan di dunia, itu alhamdulillah, sehingga nanti di akhirat sudah terbalaskan satu dosa nih, yang lainnya belum nanti akan dihisab di sana. Jadi kalau tadi dikatakan, apakah orang itu akan mendapatkan balasan dari apa yang dia akan melakukan, apa yang pernah dia ucapkan, seperti itu.

Kalau hadits tidak ada. Ada sebuah hadits dhaif, tapi Syeikh bin usaiman rahimahullah? menjelaskan, sebuah syair yang mengatakan
ihdalisana ka anta kula fathutala, inal balaa waqalun bi mantiki

Hati-hati kau ngomong, nanti kau akan diuji dengan apa yang kau omongkan. Karena bala itu tergantung dengan omongan. Dan itu bisa kejadian. Kita ngomong allahu akbar, ya makanya kita harus istighfar.
Jangan ngomongin anaknya orang, kadang kala begitu. Melihat anaknya orang, masya allah ni anak rakus banget makannya. Dapet dua tahun punya anak, rakus juga kayak gitu tuh.

Itu kejadian kita.

Maka doakan, kenapa ketika perintahkan untuk menggampangkan lisan kita ini mengeluarkan kebaikan? Ya tadi, supaya enggak balik ke kita omongan kita nantinya.

Kalau kita ngelihat anak umpamanya bandel yah, ini itu. Ada orang tua yang ketika melihat anaknya orang bandel. Dia ngomong, ya Allah, kayak ulatnya nangka anak ini.

Antum tahu ulatnya nangka? Masya Allah. Ulatnya nangka itu, dia kecil, jadi dia nekuk terus loncat. Kayak gitu tuh ulat nangka. Maksudnya anak ini enggak bisa duduk. Akhirnya suatu saat dia punya cucu atau apa, sama kayak gitu tuh, kayak ulatnya nangka tuh. Makanya hati-hati lisan kita tetep kita jaga. Walaupun hadits itu tidak shohih, tapi pernyataan syeikh… itu menjelaskan, memang orang akan mendapatkan balasan dari apa yang dia lakukan.

Kalau itu omongan dia, bisa jadikan omongan dia. ya Allah. Hati-hati. Hati-hati memang kita berbicara, seperti itu, naam.
Ustadz Syafiq Reza Basalamah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *