Hikmah dan Keutamaan Puasa Ramadhan

Menjalankan puasa di bulan ramadhan memiliki keutamaan-keutamaan. Di samping menjalankan kewajiban sebagai seorang muslim, ada hikmah di balik bulan penuh ampunan ini. Ada banyak keutamaan menjalankan puasa ramadhan.

Salah satu keistimewaan bulan Ramadhan adalah Allah akan mengampuni dosa-dosa kita yang telah lampau jika kita menjalani puasa Ramadhan dengan keimanan.

Dalam sebuah hadits Nabi Muhammad SAW bersabda:

من صام رمضان ايمانا واحتسابا غفرله ماتقدم من ذنبه

HR Imam Bukhori dan Imam Muslim.

Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan, imanan, dengan keimanan, yakin ini kewajiban dari Allah SWT, wahtisaban, dan berharap pahala dari Allah SWT, di sini kita diajarkan memang berharap pahala kepada Allah SWT. Perhatikan fadilahnya. Perhatikan keutamaannya.

Kata Nabi Muhammad SAW,

غفرله ماتقدم من ذنبه.

Akan diampuni untuknya, ma taqadam, apa-apa yang telah lalu, mindambih, dari dosa-dosanya.

Kalau melihat dari dzahir sabda Nabi Muhammad SAW, maka semua yang telah lalu, ma taqadam, apa-apa yang telah lalu, baik itu dosa-dosa yang besar ataupun dosa-dosa yang kecil.

Tapi tentunya, tidak seperti itu. Pendapat kebanyakan para ulama di antaranya Imam An-Nawawi, memang betul beliau menyebutkan sebelum beliau menyebutkan fatwa beliau pribadi dan juga para ulama yang lainnya.

Jumhur para ulama maksudnya. Beliau menyebutkan perkataan Imam Ibnul Mundzir, bahwasanya ketaatan secara umum menghapuskan dosa-dosa, menghapuskan semua dosa, baik itu yang besar, ataupun yang kecil.

Allah SWT berfirman,

إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ

Bahwasanya kebaikan-kebaikan akan menghapuskan keburukan-keburukan. Artinya ketaatan secara umum menghapuskan semua dosa, yang kecil bahkan yang besar.

Tapi, tidak seperti itu sebenarnya, karena yang besar harus dengan pertaubatan kepada Allah SWT. Dan ini dikuatkan atau perkataan Imam Nawawi ini dan jumhur para ulama yang lainnya dikuatkan dengan sabda Nabi Muhammad SAW dalam hadits yang dikeluarkan oleh Imam Muslim.

الصَّلاَةُ الْخَمْسُ وَالْجُمُعَةُ إِلَى الْجُمُعَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُنَّ مَا لَمْ تُغْشَ الْكَبَائِرُ

Sholat lima waktu dan jumat ke jumat berikutnya, dan ramadhan ke ramadhan berikutnya akan menghapuskan dosa-dosa di antara dua waktu tersebut.

Perhatikan ujung sabda Nabi Muhammad SAW…. Jika dosa-dosa besar dijauhi. Artinya, ketaatan menghapuskan yang kecil-kecil. Yang besar harus dengan bertaubat kepada Allah SWT.

Tapi, yang jelas ini adalah fadilah. Ini adalah keutamaan puasa ramadhan, bahwasanya puasa ramadhan akan menghapuskan dosa-dosa yang pernah kita lakukan, yang kecil tentunya, selama satu tahun yang lalu. Subhanallah.

Maka sangat merugi siapapun di antara kita yang masih memiliki kemampuan, memenuhi persyaratan dia untuk menjalankan puasa ramadhan, tapi dia memilih untuk tidak berpuasa.

Berkaitan dengan hikmah, disebutkan oleh sebagian para ulama, bahwasanya ramadhan tazkiyatun lil nufus. Puasa ramadhan itu akan mensucikan jiwa, membersihkan jiwa. Karena kita tau sabda Nabi Muhammad SAW, bahwasanya syaiton mengalir di aliran darah seorang manusia. Aliran darah anak Adam.

Puasa menyempitkan itu. Puasa mempersulit aliran mereka. Hingga mereka susah untuk merusak. Hingga mereka susah kemudian untuk mengacaubalaukan pemikiran kita, khususnya dalam hal ini adalah jiwa, hati. Maka di antara hikmah diwajibkannya puasa ramadhan adalah untuk tazkiyatun nafs, pensucian jiwa.

Mati orang itu zuhud dari kehidupan dunia dengan berpuasa, dan lebih mengharapkan akhirat Allah SWT. Orientasi dia memang betul-betul akhirat Allah SWT. Dengan menjalankan ketaatan kepada Allah SWT, di antaranya puasa ramadhan.

Kemudian yang terakhir, puasa ramadhan juga di antara hikmahnya adalah membuat kita lebih bisa merasa bagaimana perasaan orang-orang miskin, bagaimana perasaan orang-orang yang setiap harinya susah makan, susah minum, karena rizki mereka yang sempit, karena mungkin rizki mereka yang sangat sedikit, betul-betul mencari sesuap nasi bagi mereka begitu susah.

Puasa ramadhan melatih kita untuk merasakan yang pernah mereka rasakan. Puasa ramadhan melatih kita untuk merasakan yang setiap hari mereka rasakan. Kita mungkin merasakannya satu tahun sekali.

Terlepas dari orang yang subhanallah menjaga puasa sunnahnya, puasa senin kamiskah dia, atau bahkan mungkin puasa daudkah dia. Tapi untuk jarang yang puasa, maka ramadhan betul-betul gemblengan buat dia. Dia akan merasakan yang dirasakan oleh orang-orang yang susah makan. Dia akan merasakan perasaan orang-orang yang susah mencari sesuap nasi untuk bisa bertahan hidup.

Wallahu a’lam bish showab

Itu mungkin beberapa hikmah diwajibkannya puasa ramadhan dan keutamaan puasa ramadhan itu sendiri yang akan menghapuskan dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Wallahu a’lam bish showab.

Ustadz Khairullah Anwar Luthfi, Lc

Demikian pembahasan tentang hikmah puasa ramadhan. Jadi, dengan berpuasa ramadhan, kita bisa mendapatkan ampunan dari Allah atas dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu. Selain itu, dengan berpuasa kita juga bisa merasakan bagaimana perasaan orang-orang yang setiap harinya kesulitan mendapatkan makanan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *