Bolehlah ibadah mengharap surga?

Ustadz, bolehkah di kala kita bersedekah, kita berharap pahala, ganti dari Allah di akhirat nanti? Hampir serupa pertanyaan juga ustadz apakah boleh bersedekah dengan keyakinan allah akan memberi lebih lagi, atau cukup lillahi ta’ala

Tentu saja boleh. Semua yang allah janjikan boleh kita harap. Allah SWT memberikan penjelasan dalam al quran, perumpamaan orang yang bersodakoh di jalan allah seperti orang yang menanam tanaman, yang artinya tanaman itu akan tumbuh dan setiap (tanaman) memiliki banyak dahan dan ranting dan setiap dahan itu akan punya 100 ranting dan seterusnya. Jadi Allah SWT akan memberikan memang pelipatgandaan. Wajar. Kita minta. Allah SWT menjanjikan salah satu kiat untuk menambah rezeki adalah bersodaqoh. Memang begitu.


Kalau kita sholat, puasa, semua ibadah kita kerjakan karena berharap masuk surga, itu penting, itu kaidah dasarnya. Kita berharap balasan yang allah janjikan. Makanya dalam buku-buku hadits disebutkan fadhilah sholat dhuha, fadhilah sholat malam, fadhilah sodaqoh, fadhilah bakti dengan orang tua. Apa itu fadhilah? Janjinya Allah di ibadah yang sedang kita kerjakan. Bolehkah saya ibadah karena mengejar apa yang Allah janjikan? Boleh saja. Itu termasuk lillahi ta’ala berarti, karena kita berharap.

Bolehkah saya meninggalkan dosa karena takut masuk neraka? Boleh.
Karena yang suruh kita takut pada neraka, Allah SWT. Berarti dengan takut pada neraka, berarti kita takut pada Allah SWT.

Allah sebutkan tentang masalah surga, ali imron surah nomor 3 ayat 133.
taawudz
wasariu maghfiori rohbikum janati lil muttaqin
Bersegeralah kalian kepada pengampunan tuhan kalian, bertaubat kalau punya salah, dan kejarlah surga dengan sibukkan diri dengan amal sholeh setelah itu sholat taubat, yang luasnya seluas langit dan bumi, yang hanya dijanjikan untuk orang-orang yang bertaqwa.

Jadi Allah menyuruh kita menyuruh kita kejar surga memang. Ibadah, ibadah, ibadah untuk masuk surga. Itu Allah yang merintahin.

Begitu dengan mengejar surga sebagai balasan, kita patuh kepada Allah. Bagaimana bisa antum mau beribadah tidak ada janjinya? Fitrah manusia butuh janji, gitu kan. Makanya dijanjikan oleh Allah SWT. Bukan dijanjikan palsu yah, ini janji yang pasti.

Kemudian dalam surah tahrim, surah nomor 66 ayat 6. Allah SWT ceritakan tentang khawatir dari api neraka.

taawudz
ladina amanu ku anfusakum waah wakulu hijaro alaiha malaikatsidan layasunallaha …marun
Hai orang-orang yang beriman, selamatkan dirimu dan keluargamu dari api neraka. Kata ulama tafsir, dengan meninggalkan dosa-dosa. Takutlah kalian dengan api neraka itu kata Allah. Yang bahan bakarnya dari manusia dan batu, dijaga oleh malaikat-malaikat yang kasar, keras, tidak pernah menolak apa yang allah perintahkan dan selalu patuh terhadap apa yang allah perintahkan.

Jadi memang kita takut masuk neraka itu berarti takut karena allah karena allah yang suruh. Jadi kita bisa berharap balasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *